Pages

Subscribe
Showing posts with label Jadwal. Show all posts
Showing posts with label Jadwal. Show all posts

FC Internazionale Milano 4- 0 Bari


FC Internazionale memperkokoh posisi puncak klasemen dsetelah menghancurkan Bari 4-0. Meski sebagian menganggap kontroversial, terutama akting spektakuler Lucio, namun kemenangan adalah sebuah kemenangn. Dan harganya sangat mahal.

Persaingan terselubung antara Milito dan Eto'o membuahkan hasil manis. Masing-masing mencetak dua gol. Tak perlu dipertanyakan kapasitas keduanya dalam urusan menghasilkan gol. Permasalahannya memang hanya masalah waktu. Sekarang tinggal Benitez apakh mampu mengoptimalkan "persaingan" ini menjadi sehat tanpa merusak kondusifitas tim.

Partai ini ditandai dengan tidak mainnya IL Pupi karena istirahat akibat insiden lawan Palermo. Ini sebenarnya kejadian aneh dan patut dipertanyakan. Mengingat rumor berembus kencang bahwa Benitez tidak menyukai Il Trattore. Jangan sampai zanetti harus mengorbankan dirinya demi strategi Benitez.

Javier Zanetti tidaklah sama kasusnya dengan Raul Gonzalez di Madrid. Meski tercatat sebagai legenda di Madrid, Raul terkadang membawa situasi yang tidak kondusif dengan menciptakan sebuah "gap". berbeda dengan Zanetti, semua orang, kawan atau lawan mengakui kehebatannya dan sangat mengagumi keteladanannya.

Terlihat bahwa kondisi fisik para pemain sudah membaik dan partai ini menunjukkan kapasitas Stankovic bermain di beberapa posisi berbeda termasuk sebagai pemain yang berada di belakang dua atau bahkan tiga striker Inter.





Juara Super Coppa Italia 2010, berikutnya.....


Intermilan mengawali musim dengan menambah koleksi Trofi Supercoppa Italia 2010.
Berbeda dengan musim lalu, Inter kali ini bermain dengan pressing ketat dan membuat banyak sekali variasi serangan. Kembali hadirnya Il Trattore meski hanya bermain di babak pertama, membuat semangat para soldier Nerazzuri meninggi dan menunjukkan segala determinasi dan keinginan untuk menang.

Kali ini Benitez memberikan peran berbeda dengan menempatkan Samuel Eto'o sebagai penyerang tengah sekaligus targetman dan Eto'o tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan mencetak dua dari tiga gol kemenangan Inter.

Video selebrasi



Highligt pertandingan


Inter 3-1 Roma (HT: 1-1)

Scorers: Riise 21, Pandev 42, Eto'o 70, 80.

Inter: 1 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 26 Chivu; 4 Zanetti (5 Stankovic 46), 19 Cambiasso; 27 Pandev (17 Mariga 79), 10 Sneijder (23 Materazzi 88), 9 Eto'o; 22 Milito.

Subs not used: 12 Castellazzi, 2 Cordoba, 29 Coutinho, 88 Biabiany. 

Coach: Rafael Benitez.

Roma: 1 Lobont; 77 Cassetti, 5 Mexes, 4 Juan, 17 Riise; 20 Perrotta, 7 Pizarro (11 Taddei 54), 16 De Rossi; 94 Menez (89 Okaka 83); 10 Totti, 9 Vucinic (8 Adriano 68).
Subs not used: 32 Doni, 25 G.Burdisso, 33 Brighi, 87 Rosi. 

Coach: Claudio Ranieri.

Referee: Mauro Bergonzi (Genoa).

Salman Khan

Booked: Perrotta 26, Cambiasso 63, Okaka 85, Mexes 90+2, Samuel 90+4.

Juara Trofeo Tim, Next.......





Intermilan menjuarai turnamen triangular Trofeo Tim mengalahkan dua rival abadi AC Milan dan Si Nyonya Tua Juventus.

Pada turnamen dengan sistem 1x45 menit ini Pelatih Rafael Benitez banyak sekali mengkombinasikan pemain-pemain senior dan youngster.

Wesley Sneijder terpilih menjadi pemain terbaik berkat gol spektakulernya ke gawang Alex Manninger.

Terdapat banyak perbedaan dalam sistem serangan kali ini. Dua penyerang sayap sangat aktif dan membuat variasi tusukan ataupun umpan serta tembakan langsung.

Internazionale vs AC Milan (3-2) penalty kick shot out



Internazionale vs Juventus (1-0) Sneijder




Salman Khan

Trofi pertama , berikutnya....!




Hasil menggembirakan diawal catatan kepelatihan Rafa Benitez ditandai dengan menghadirkan Pirelli Cup.

Meski banyak memainkan pemain muda yang dibantu beberapa pemain senior, Inter tampak lebih menekan dan bermain baik melalui pelbagai variasi serangan.

Trequartista belia Inter Coutinho tampil baik dalam mengakomodir perubahan tempo permainan dan nampaknya Sneijder akan mendapat cadangan dengan kapasitas sebagai kompetitor yang lumayan sepadan.

Laga di M&T Bank Stadium Baltimore merupakan reuni kembalinya Roberto Mancini bersua dengan Inter namun dengan status sebagai lawan. Pemilihan Man.City untuk Pirelli Cup tahun ini tak lepas dari perubahan status The Citizen dari klub semenjana menjadi klub kaya dan paling disorot belakangan ini.

Hasil ini jelas sangat menjanjikan. Berikutnya sudah menanti trofi Piala Super Italia, Piala Super Eropa dan Piala Dunia antar klub.

Apa kita akan menghitung lagi ? oke.....satu dari empat. Next !

Salman Khan

Birthday Present


Presiden Inter Massimo Moratti mendapatkan kado manis pada ulang tahunnya yang ke-65. Internazionale meraih titel scudetto yang ke-18.

Meski merayakannya di kandang Siena, namun tidak mengurangi kesakralan dan kegembiraanpara punggawa Inter dan tentu saja Il Patrone Massimo Moratti.

Gol kemenangan Inter dicetak oleh Il Principe Diego Milito menit ke 57'.pertandingan babak pertama berlangsung tegang, karena pada saat bersamaan AS Roma sudah unggul 2-0 atas tuan rumah Chievo Verona. Namun setelah gol Milito, para pemain Inter lebih rileks hingga akhir pertandingan.

Siena 0-1 Inter (HT: 0-0)

Scorer: Milito 57.

Siena: 85 Curci; 87 Rosi, 6 Terzi, 29 Cribari (15 Brandao 46), 3 Del Grosso; 10 Codrea (7 Reginaldo 81); 18 Ghezzal, 8 Vergassola, 12 Ekdal, 24 Jajalo; 32 Maccarone (11 Calaiò 54).

Subs not used: 89 Ivanov, 9 Malagò, 22 Tziolis, 23 Jarolim.

Coach: Alberto Malesani.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 23 Materazzi, 25 Samuel, 4 Zanetti; 8 Thiago Motta (27 Pandev 54), 19 Cambiasso; 45 Balotelli (5 Stankovic 58), 10 Sneijder (26 Chivu 73), 9 Eto'o; 22 Milito.
Subs not used: 1 Toldo, 6 Lucio, 11 Muntari, 17 Mariga.

Coach: José Mourinho.

Referee: Emidio Morganti (Ascoli Piceno).

Booked: Del Grosso 11, Cribari 17, Brandao 64, Codrea 65, Chivu 85, Toldo 90+2.

Inter 4- 3 Chievo






Pertarungan untuk meraih scudetto benar-benar harus ditentukan hingga pekan terakhir. Setelah partai kontroversial di Final Coppa Italia lalu, di Seri-A Inter terus menuai hasil positif .

Jika saja saat Inter menang atas Chievo di kandang sendiri dan pada saat bersamaan Roma seri atau kalah, bisa dipastikan Inter akan berpesta.

Namun Chievo tidak begitu saja dapat ditaklukkan dan setelah perjuangan sengit ( sempat unggul 4-1 ), Inter akhirnya menang 4-3. Inter tetap dapat memelihara asa untuk dapat meraih treble musim ini.

Inter 4-3 Chievo (HT: 3-1)

Scorers: Thiago Motta (og) 12, Mantovani (og) 13, Cambiasso 35, Milito 39, Balotelli 52, Granoche 60, Pellissier 74.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 23 Materazzi, 25 Samuel, 4 Zanetti; 5 Stankovic, 19 Cambiasso, 8 Thiago Motta (11 Muntari 56); 9 Eto'o, 22 Milito (17 Mariga 90+2), 45 Balotelli (27 Pandev 64).
Subs not used
: 1 Toldo, 7 Quaresma, 26 Chivu, 89 Arnautovic.

Coach
: José Mourinho.

Chievo Verona: 28 Sorrentino; 20 Sardo, 21 Frey, 3 Scardina (19 Ariatti 75), 4 Mantovani, 17 Jokic; 10 Luciano, 16 Rigoni (9 Bentivoglio 46), 7 Marcolini; 31 Pellissier, 11 Granoche (22 Abbruscato 62). 

Subs not used
: 18 Squizzi, 15 Iori, 27 Moro, 83 De Paula.
Coach: Domenico Di Carlo.

Referee: Luca Banti (Livorno).

Booked: Sardo 25.

Att.: 75,379.



Thanks Motta




Meski sempat dituding " balas budi " atas kartu merah yang diterimanya saat Inter melawan Barca di Camp Nou leg ke-dua lalu, Motta akhirnya membuktikan keprofesionalannya dengan mencetak satu gol kemenangan Inter atas Lazio sekaligus mengamankan keunggulan atas Roma yang juga memetik kemenangan.

Disaat krusial seperti ini dimana setiap partai laksana final, kesatuan tim sangatlah penting untuk dijaga.

Lazio 0-2 Inter (HT: 0-1)

Scorers: Samuel 45+1, Thiago Motta 70.

Lazio: 86 Muslera; 25 Biava, 80 Dias, 26 Radu; 2 Lichtsteiner, 32 Brocchi (3 Scaloni 85), 33 Baronio (15 Hitzlsperger 61), 5 Mauri, 11 Kolarov; 20 Floccari (17 Foggia 68), 10 Zarate.
Subs not used: 88 Berni, 4 Firmani, 9 Rocchi, 13 Siviglia.

Coach: Giovanni Lopez (Edoardo Reja is suspended).

Inter: 12 Julio Cesar; 4 Zanetti, 6 Lucio (2 Cordoba 75), 25 Samuel, 26 Chivu; 5 Stankovic, 19 Cambiasso, 8 Thiago Motta; 13 Maicon, 9 Eto'o (11 Muntari 73), 10 Sneijder (22 Milito 68).
Subs not used: 1 Toldo, 17 Mariga, 23 Materazzi, 45 Balotelli.

Coach: José Mourinho.

Referee: Mauro Bergonzi (Genoa).

Booked: Cambiasso 36, Zarate 45.

Inter 3- 1 Atalanta




Intermilan tetap mempertahankan kans untuk meraih treble winner musim ini setelah mengalahkan Atalanta 3-1.

Satu gol dicetak oleh Il Principe Diego Milito, sedangkan dua lainnya dicetak oleh Christian Chivu dan pemain anyar Mc Donal Mariga.

Hasil baik ini diikuti dengan tumbangnya AS Roma dikandang sendiri ditangan Sampdoria. Dengan demikian Inter berada di Pole Position dengan 73 poin dan AS Roma 71 poin.

Kehadiran dua gol dari sumber yang tak terduga sangat menyejukkan hati. Cederanya Maicon membuat Jose Mourinho menggeser Javier Zanetti menjadi bek kanan dan memainkan Chivu. Hal ini berbuah manis. Chivu yang baru saja pulih dari cedera mampu kembali bermain di level kompetitif dan bahkan mencetak satu gol.

Inter 3-1 Atalanta (HT: 2-1)

Scorers: Tiribocchi 5, Milito 24, Mariga 35, Chivu 78.

Inter: 12 Julio Cesar; 4 Zanetti, 2 Cordoba, 23 Materazzi, 26 Chivu; 17 Mariga, 5 Stankovic (8 Thiago Motta 70), 11 Muntari; 10 Sneijder (19 Cambiasso 46); 22 Milito (89 Arnautovic 80), 9 Eto'o.
Subs not used
: 21 Orlandoni, 6 Lucio, 7 Quaresma, 25 Samuel. 

Coach
: José Mourinho.

Atalanta: 32 Coppola; 4 Capelli, 77 Bianco, 5 Manfredini, 13 Peluso; 79 Ferreira Pinto (9 Amoruso 57), 22 Padoin, 17 Guarente, 20 Valdes (70 Ceravolo 57); 72 Doni (21 Radovanovic 71), 90 Tiribocchi. 

Subs not used
: 91 Rossi, 6 Bellini, 15 De Ascentis, 19 Chevanton.

Coach
: Bortolo Mutti.

Referee: Daniele Orsato (Schio).

Booked: Bianco 8, Stankovic 27, Cordoba 47, Manfredini 64, Coppola 64, Materazzi 83.

Att.: 63,779.




FC Internazionale 2- 0 Juventus






Inter meraih hasil baik jelang laga melawan Barca pekan ini di Liga Champions. Dua gol Inter dicetak oleh Maicon Douglas dan Samuel Eto'o.

Inter memang terlihat sangat dominan dan kiper Julio Cesar menunjukkan sekali lagi bahwa dia memang lebih baik dari Gianluigi Buffon.

Secara moril hasil ini akan menambah keyakinan skuad terhadap kemampuan mereka sendiri. Karena setiap pemain Inter adalah pemain terbaik di dunia untuk posisinya. Jadi tidak ada alasan berkecil hati karena kelas mereka tidak lebih rendah tapi bahkan jauh lebih baik.

Welcome Pep Guardiola, welcome Barca !

Inter 2-0 Juventus (HT: 0-0)

Scorers: Maicon 75, Eto'o 90+2.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 4 Zanetti; 8 Thiago Motta (5 Stankovic 46), 19 Cambiasso; 27 Pandev (45 Balotelli 55), 10 Sneijder (11 Muntari 89), 9 Eto'o; 22 Milito. 

Subs not used: 21 Orlandoni, 2 Cordoba, 23 Materazzi, 89 Arnautovic. 

Coach: José Mourinho.

Juventus: 1 Buffon; 15 Zebina, 5 Cannavaro, 3 Chiellini, 6 Grosso; 8 Marchisio (7 Salihamidzic 78), 4 Felipe Melo, 22 Sissoko; 28 Diego; 10 Del Piero (18 Poulsen 42), 9 Iaquinta (11 Amauri 72).
Subs not used: 13 Manninger, 16 Camoranesi, 29 De Ceglie, 33 Legrottaglie. 

Coach: Alberto Zaccheroni.

Referee: Antonio Damato (Barletta).

Booked: Samuel 18, Iaquinta 18, Felipe Melo 20, Thiago Motta 21, Sissoko 21, 37, Chiellini 74, Eto'o, 45+2, Balotelli 45+2.
Sent off: Sissoko 37.

Att.: 46,164.

Draw, again




Sedikit membuat khawatir saat Internazionale hanya mampu seri dengan Fiorentina. Andai AS Roma menang, maka dipastikan mereka akan mengambil alih pimpinan klasemen.

Meski diakui, target utama kedatangan Jose Mourinho ke Inter adalah menghadirkan trofi Liga Champions, namun Serie-A tidak boleh ditingglkan begitu saja.

Pada liga yang berbeda, Barcelona calon lawan Intermilan mendapat hasil positif dengan kemenangan atas rival classico mereka El Galacticos. Hasil ini sedikit banyak membantu karena dengan demikian Barca akan mengalami euforia dan kepercayaan diri tinggi. Ini bisa membuat mereka lengah dibanding jika hasilnya seri atau kalah karena dengan demikian mereka akan semakin waspada dan melakukan koreksi.

Barca adalah hambatan terbesar Internazionale musim ini. Jika mampu menyingkirkannya dengan tanpa menyepelekan tim semifinalis lain, maka Il Capitano Javier Zanetti akan mengangkat si kuping besar di akhir turnamen.

Fiorentina 2-2 Inter (HT: 1-0)

Scorers: Keirrison 11, Milito 75, Eto'o 81, Kroldrup 82.

Fiorentina: 1 Frey; 25 Comotto, 14 Natali, 2 Kroldrup, 23 Pasqual (16 Felipe 50); 28 Bolatti, 24 Santana (29 De Silvestri 65), 18 Montolivo, 19 Gobbi; 8 Jovetic, 39 Keirrison (11 Gilardino 60).

Subs : 90 Seculini, 4 Donadel, 15 C.Zanetti, 32 Marchionni.

Coach
: Cesare Prandelli.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 26 Chivu (45 Balotelli 46); 4 J.Zanetti, 19 Cambiasso (7 Quaresma 87); 27 Pandev (11 Muntari 71), 10 Sneijder; 9 Eto'o, 22 Milito. 

Subs not used
: 21 Orlandoni, 2 Cordoba, 17 Mariga, 23 Materazzi.
Coach: José Mourinho.

Referee: Mauro Bergonzi (Genoa).

Booked: Pasqual 18, Chivu 38, Kroldrup 42, Natali 53, Bolatti 77, Gobbi 89, Muntari 90+3.



Inter 3- 0 Bologna






Menjamu Bologna dalam lanjutan kompetisi Serie-A, Internazionale Milan masih tetap di puncak klasemen dan mengamankan keunggulan satu poin atas AS Roma yang di tempat terpisah mengalahkan Bari 1-0.

Bermain tanpa Javier Zanetti dan Lucio Internazionale masih tetap dapat mendominasi pertandingan.

Pertandingan ini juga ditandai " debut " Mario Balotelli setelah absen selama 6 partai. Kembalinya Balotelli tak lepas dari statemennya yang mengatakan akan memperbaiki sikap dan siap bermain untuk kepentingan tim. Balotelli juga mencetak satu dari tiga gol Inter.

Bintang pada partai ini adalah Thiago Motta yang mencetak dua gol. Meski diberi peran sebagai jangkar namun ternyata Motta juga memiliki naluri serang tinggi dan ini tak lepas dari kebijakan Mourinho yang memberi kebebasan berkreasi bagi para gelandang sebelum Sneijder baru masuk menit ke-70.

Tidak tampilnya Javier Zanetti dan Lucio bisa disebut keberuntungan karena dengan demikian bisa " menghemat " tenaga mereka saat melawan CSKA Moscow di second leg perempat final Liga Champions.

Inter 3-0 Bologna

Scorers: Thiago Motta 29, 86, Balotelli 52.

Inter: 12 Julio Cesar; 39 Santon, 2 Cordoba, 25 Samuel, 26 Chivu; 5 Stankovic, 19 Cambiasso (15 Krhin 87), 8 Thiago Motta; 45 Balotelli, 22 Milito (11 Muntari 87), 27 Pandev (10 Sneijder 69).

Subs not used: 1 Toldo, 7 Quaresma, 17 Mariga, 23 Materazzi.

Coach: José Mourinho.

Bologna: 1 Viviano; 84 Raggi, 13 Portanova, 6 Britos, 23 Lanna; 24 Buscè, 8 Mingazzini (32 Casarini 27), 14 Guana, 30 Modesto (25 Zalayeta 46); 85 Adailton; 9 Di Vaio (20 Gimenez 80).
Subs not used: 15 Colombo, 3 Santos, 11 Succi, 21 Zenoni.
Coach: Franco Colomba.

Referee: Luca Banti (Livorno).

Booked: Lanna 54, Stankovic 72.

Att.: 57,169.

Inter 3- 0 Livorno




Samuel Eto'o kembali menemukan ketajaman dalam urusan mencetak gol. Kali ini dua gol ia lesakkan ke gawang Livorno.

Seiring membaiknya kondisi fisik Eto'o, hadirnya gol adalah sebuah garansi bagi sebuah nama besar Eto'o. Pada kali ini Jose Mourinho mengistrirahatkan Milito yang memang kelelahan dan disiapkan untuk laga Champions mendatang.

Partai ini juga menandai kembali bermainnya sianak hilang Chivu yang sedera kepala beberapa waktu lalu. Meski tidak bermain fulltime karena diganti oleh Samuel menit 80, hadirnya Chivu akan sangat membantu mengingat Inter masih terlibat di beberapa kompetisi musim ini.

Inter 3-0 Livorno

Scorers: Eto'o 36, 41, Maicon 61.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 2 Cordoba, 23 Materazzi, 26 Chivu (25 Samuel 77); 4 Zanetti, 19 Cambiasso (17 Mariga 64), 8 Thiago Motta (11 Muntari 69); 7 Quaresma, 9 Eto'o, 27 Pandev.

Subs not used: 1 Toldo, 6 Lucio, 22 Milito, 89 Arnautovic.
Coach: José Mourinho.

Livorno: 25 Rubinho; 2 Perticone, 4 Rivas, 13 Knezevic (52 Diniz 64); 77 Raimondi, 2 Filippini (87 Vitale 46), 7 Pulzetti, 22 Prutsch, 46 Pieri; 19 Di Gennaro (10 Tavano 51); 9 Danilevicius.
Subs not used: 92 Bardi, 20 Bellucci, 26 Lignani, 99 Lucarelli. 

Coach: Serse Cosmi.

Referee: Christian Brighi (Cesena).

Booked: Perticone 30, Vitale 66, Mariga 76.

Palermo 1- 1 Inter





Inter kembali mendapat hasil seri saat bertandang ke Palermo. Memainkan skuad sama dengan yang diturunkan di LIga Champions plus Davide Santon sebagai bek kiri, Inter jelas kelelahan.

Hal ini bukan hasil yang baik jika AC Milan dapat meraih poin penuh nantinya.

Palermo 1-1 Inter (HT: 1-1)

Scorers: Milito (pen) 11, Cavani 24.

Palermo: 46 Sirigu; 16 Cassani, 5 Bovo, 24 Kjaer, 42 Balzaretti; 8 Migliaccio, 30 Simplicio (14 Bertolo 54), 9 Nocerino; 6 Pastore; 10 Miccoli, 7 Cavani (90 Hernandez 89).

Subs: 28 Benussi, 3 Goian, 20 Budan, 88 Blasi, 89 Celustka.
Coach: Delio Rossi.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 39 Santon (8 Thiago Motta 65); 5 Stankovic (27 Pandev 65), 19 Cambiasso, 4 Zanetti; 10 Sneijder; 9 Eto'o 22 Milito.

Subs: 1 Toldo, 2 Corodoba, 7 Quaresma, 17 Mariga, 23 Materazzi.


Coach: José Mourinho.

Referee: Antonio Damato (Barletta).

Booked: Bovo 10, Stankovic 15, Lucio 45+1, Maicon 59, Samuel 82, Migliaccio 86, Milito 90+1.

What a lose





Menyambut leg kedua champions league, Inter justru menelan kekalahan dari Catania dengan skor 3-1.

Jadwal Liga Champions yang sangat dekat tidak dapat dijadikan alasan. Kekalahan tetaplah sebuah kekalahan. Ini merupakan kekalahan pertama dari 18 pertandingan terakhir. Namun ini juga merupakan siklus yang wajar. Untuk itu Inter harus kembali berbenah menatap laga kedepan yang memang merupakan prioritas yaitu Liga Champions.

Catania 3-1 Inter (HT: 0-0)

Scorers: Milito 54, Maxi Lopez 74, Mascara (pen) 81, Martinez 90.

Catania: 21 Andujar; 22 Alvarez, 23 Terlizzi, 6 Silvestre, 33 Capuano (2 Potenza 88); 19 Ricchiuti (4 Delvecchio 76), 27 Biagianti, 13 Izco; 25 Martinez, 11 Maxi Lopez (5 Carboni 84), 7 Mascara.

Subs not used: 30 Campagnolo, 8 Ledesma, 15 Morimoto, 18 Augustyn.
Coach: Sinisa Mihajlovic.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 23 Materazzi, 4 Zanetti; 5 Stankovic (27 Pandev 77), 19 Cambiasso (11 Muntari 79), 17 Mariga (7 Quaresma 46); 10 Sneijder; 22 Milito, 9 Eto'o.
Subs not used: 1 Toldo, 21 Orlandoni, 2 Cordoba, 15 Krhin.

Coach: José Mourinho.

Referee: Paolo Valeri (Rome).




Again ?





Inter kembali melanjutkan tren tidak kalah saat menjamu Genoa pada pertemuan kedua musim ini.

Namun hasil seri ini sangat disayangkan mengingat laga para runner-up ( Roma vs Milan ) juga berakhir seri.

Bermain didampingi Giuseppe Baresi karena Jose Mourinho masih dalam masa skorsing, Inter memang terlihat mengambil jalan aman.Meski bertanding di Giuseppe Meazza, Inter justru mengenakan kostum putih-putih, kostum yang biasanya untuk tandang.

Hasil ini tidak banyak mengubah klasemen sementara.

Inter 0-0 Genoa

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 4 Zanetti; 5 Stankovic (7 Quaresma 75), 11 Muntari (2 Cordoba 58); 45 Balotelli, 10 Sneijder, 27 Pandev (9 Eto'o 58); 22 Milito.
Subs : 1 Toldo, 17 Mariga, 23 Materazzi, 89 Arnautovic.
Pelatih
: José Mourinho.

Genoa: 32 Amelia; 15 Papastathopoulos, 26 Bocchetti, 24 Moretti; 7 Rossi, 77 Milanetto, 21 Zapater, 4 Criscito; 14 Sculli (6 Palacio 62), 19 Suazo (17 Jankovic 53; 10 Palladino 68), 20 Mesto.

Subs : 73 Scarpi, 5 Kharja, 28 Juric, 40 Tomovic.
Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Wasit: Luca Banti (Livorno).





Kemenangan penting !





Ditengah jadwal super padat sekarang, kemenangan di kandang lawan meski dengan skor tipis adalah berkah.

Sebuah kejutan dihadirkan oleh Jose dengan menempatkan Thiago Motta sebagai bek tengah berduet dengan Lucio, serta memainkan Mariga sebagai starter.

Memainkan Mariga bisa dimaklumi karena dia memang seorang gelandang jangkar murni, namun memainkan Motta sebagai bek ? sebuah perjudian yang sangat berani. Meski demikian, Motta bisa bermain cukup apik di posisi tersebut dan baru bergeser ketengah saat Materazzi masuk menit ke 80'. Inilah wujud nyata dari Multi Function player yang telah kita bahas sebelumnya.

Udinese 2-3 FC Internazionale Milano

Gol: Pepe 2, Balotelli 7, Maicon 21, Milito 45+1, Di Natale (pen) 52.

Udinese: 22 Handanovic; 2 Zapata, 13 Coda, 24 Lukovic; 4 Cuadrado, 88 Inler, 14 Sammarco (27 Geijo 79), 26 Pasquale (20 Asamoah 64); 7 Pepe, 10 Di Natale, 11 Sanchez.

Subs : 1 Rafael, 19 Badu, 32 Ferronetti, 80 Domizzi, 84 Lodi.

Coach: Pasquale Marino.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 8 Thiago Motta, 4 Zanetti; 5 Stankovic, 17 Mariga; 45 Balotelli (23 Materazzi 82), 10 Sneijder (15 Krhin 90+1), 27 Pandev (9 Eto'o 72); 22 Milito.
Subs : 1 Toldo, 7 Quaresma, 29 Donati, 89 Arnautovic.

Coach: José Mourinho.

Wasit: Mauro Bergonzi (Genoa).

Three in a row !


FC Internazionale Milano 0- 0 Sampdoria



FC Internazionale Milano 0- 0 Sampdoria

Jelang laga lawan Chelsea di Giuseppe Meazza 24/02/2010, Jose Mourinho memang sepertinya menyimpan tenaga. Ini dibuktikan dengan tidak menurunkan beberapa pemain utama sejak awal.

Jose memilih untuk menurunkan Ivan Cordoba berduet dengan Samuel, menyimpan Thiago Motta dan memasukkan Pandev pada babak kedua.

Namun ini tidak berhasil. Walter Samuel justru dikartu merah, setelah memasukkan Lucio, justru Ivan Cordoba menjadi " korban " berikutnya yang diusir dari lapangan.

Akhirnya Esteban Cambiasso pun beralih fungsi dari gelandang jangkar menjadi seorang bek tengah !. Deki Stankovic yang turun bermain setelah sembuh dari cedera menggantikan peran Cambiasso dan menjadi gelandang bertahan.

Banyak pihak sudah mengendus adanya skandal dalam menghambat dominasi Inter di Seri-A musim ini. Ini menggelikan. Tiga hasil seri berurutan bukanlah sebuah kebetulan.

Meski diakui permainan Inter dibawah asuhan Mourinho sedikit lebih keras, namun semua pelanggaran dilakukan dengan teknik tinggi dan hanya patut dihadiahi freekick, namun ini sangat dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang menghalalkan segala cara demi menghambat Inter untuk kembali lagi menjuarai Seri-A.

kita bisa melihat bahwa mafia skandal Juventus Luciano Moggi sudah mulai berani memberi opini ke publik, ini tandanya bahwa dia pun sudah mulai masuk mencampuri Seri-A meski tidak secara langsung karena masih dalam masa hukuman.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 2 Cordoba, 25 Samuel, 4 Zanetti; 5 Stankovic, 19 Cambiasso, 11 Muntari (6 Lucio ); 10 Sneijder (8 Thiago Motta 81); 22 Milito (27 Pandev 72), 9 Eto'o. 

Subs
: 1 Toldo, 7 Quaresma, 15 Khrin, 17 Mariga.

Coach
: José Mourinho.

Sampdoria: 30 Storari; 8 Zauri, 28 Gastaldello, 6 Lucchini, 3 Ziegler; 77 Semioli (20 Padalino 84), 17 Palombo, 16 Poli (12 Tissone 79), 18 Guberti (7 Mannini 56); 9 Pozzi, 10 Pazzini.
Subs : 21 Guardalben, 5 Accardi, 11 Scepovic, 13 Rossi.

Pelatih
: Luigi Del Neri.

Wasit: Paolo Tagliavento (Terni).

Booked: Pozzi 23, Samuel 28, Cordoba 33, 38, Pazzini 36, 74, Eto'o 55, Lucchini 63.
Sent off
: Samuel 31, Cordoba 38, Pazzini 74.